Saturday, 08 September 2012 14:49

Aksi Terorisme Masih Marak Bukti Intelijen Tak Becus

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Sabtu, 08 September 2012 , 12:23:00 WIB

RMOL. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiah, Saleh P. Daulay menilai, Badan Intelijen Negara tidak becus dalam menangani mengantisipasi berbagai kasus kekerasan, salah satunya soal terorisme.

Menurut Saleh, bukannya berakhir, kekerasan berupa teror malah semakin bermunculan. Seharusnya teroris baru tersebut bisa diantisipasi sejak awal.

Demikian disampaikan Saleh usai diskusi bertema "Teror Tak Kunjung Padam" di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (8/9).

Padahal menurut Saleh, pemerintah telah menggelontorkan anggaran besar kepada BIN. Tetapi masih saja jumlah yang besar itu tidak sesuai dengan kinerja para intelijen.

Saleh menambahkan, sebenarnya pergerakan para oknum yang melakukan aksi teror dapat dibaca. Pasalnya, menurut Saleh, mereka lebih dulu melakukan aksi-aksi, seperti merampok dan lainnya untuk mengumpulkan dana. "Saya baca di berita-berita ada yang merampok dulu untuk mencari anggaran untuk melakukan aksi-aksi teror," demikian Saleh. [zul]

Sumber: http://www.rakyatmerdekaonline.com/news.php?id=77305

Read 1341 times
Saleh Daulay

Rumah online Anggota DPR-RI Fraksi PAN. Fight for Justice and Humanity.

Add comment


Security code
Refresh

Kontak

Gedung DPR-RI, Jl. Gatot Subroto, Nusantara I, Lantai 19, Senayan Jakarta.

Email: i[email protected]

DPR Links