Monday, 24 December 2012 23:54

Pemuda Muhammadiyah: Jangan Anggap Remeh Hukuman Mati TKW Featured

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Selasa, 18 Desember 2012, 21:14 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay meminta pemerintah tidak menganggap remeh vonis hukuman mati terhadap TKW di Arab Saudi.

Menurut Saleh, rencana  vonis hukuman mati terhadap  Sutinah di Arab Saudi  tidak boleh dianggap remeh  pemerintah.  "Menakertrans dan BNP2TKI harus menanggapinya dengan serius,"katanya di Jakarta, Selasa, (18/12).

Sejauh ini, ujar Saleh, belum jelas apakah pemerintah Indonesia akan memenuhi permintaan pembayaran diyat atau denda yang diminta Arab Saudi. Jika hal itu dibiarkan, maka Sutinah pasti dieksekusi mati oleh pengadilan negeri Saudi.

Warga negara lain yang melakukan tindak kriminal di Indonesia, terang Saleh, selalu  dibela oleh negaranya secara maksimal. Di Indonesia, pemerintah tidak  serius berusaha membebaskan Sutinah.

Padahal, kata Saleh, para TKI sudah diasuransikan sebagai bentuk antisipasi bila hal seperti ini terjadi. Pemerintah sepertinya  tidak bisa menekan perusahaan asuransi untuk memenuhi klaim atas nama Sutinah.

Saleh mendorong, adanya audit investigatif terhadap konsorsium perusahaan asuransi yang mengelola dana asuransi TKI. "Jangan sampai muncul dugaan adanya kongkalikong antara Kemenakertrans dan BNP2TKI dengan konsorsium perusahaan asuransi tersebut,"katanya.

Sumber: http://m.republika.co.id/berita/nasional/hukum/12/12/18/mf8cwi-pemuda-muhammadiyah-jangan-anggap-remeh-hukuman-mati-tkw

Read 1894 times
Saleh Daulay

Rumah online Anggota DPR-RI Fraksi PAN. Fight for Justice and Humanity.

Add comment


Security code
Refresh

Kontak

Gedung DPR-RI, Jl. Gatot Subroto, Nusantara I, Lantai 19, Senayan Jakarta.

Email: i[email protected]

DPR Links