Monday, 08 April 2013 17:37

Pakar: Isu Kudeta Kontraproduktif dengan Stabilitas Nasional

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Antara - Kamis, 21 Maret 2013

Jakarta (ANTARA) - Pakar politik Saleh Partaonan Daulay mengatakan isu kudeta yang menjadi konsumsi publik beberapa hari belakangan ini tidak produktif dalam menciptakan stabilitas politik dan keamanan nasional.

"Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus bisa menenangkan masyarakat agar tidak ada kekhawatiran dan ketakutan yang berlebihan. Kudeta adalah tindakan subversif yang bertentangan dengan konstitusi," kata Saleh Partaonan Daulay di Jakarta, Kamis.

Pengajar FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menyayangkan beredarnya isu kudeta tersebut. Menurut dia, seandainya intelijen benar-benar menemukan adanya potensi kudeta, seharusnya tidak sampai terpublikasikan ke publik.

Isu sensitif seperti itu, kata dia, cukup dikoordinasikan Presiden bersama TNI/Polri sebab tidak semua laporan intelijen akan menimbulkan dampak positif bila disampaikan kepada masyarakat.

"Dengan adanya isu itu, masyarakat bisa menjadi resah. Ada yang membayangkan negeri kita akan seperti Suriah dan Mesir dengan konflik berkepanjangan yang merugikan semua pihak," tuturnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal negatif akibat adanya isu tersebut, Saleh meminta agar TNI segera bertindak. Tindakan makar, apalagi isu tersebut disampaikan kepala negara, harus segera ditindaklanjuti dengan memeriksa pihak-pihak yang diduga akan melakukan atau menghembuskan isu kudeta.

"Kalau hal itu dibiarkan, bisa saja isu serupa akan bergulir kembali. Yang paling dirugikan dari isu itu adalah masyarakat. Kenyamanan dan ketenangan masyarakat akan terganggu," katanya.

Menurut Saleh, di tengah banyaknya masalah bangsa yang belum terselesaikan, rasa aman dan ketenangan adalah hal yang paling berharga bagi masyarakat.(tp)

Sumber: antaranews.com

Read 1087 times
Saleh Daulay

Rumah online Anggota DPR-RI Fraksi PAN. Fight for Justice and Humanity.

Add comment


Security code
Refresh

Kontak

Gedung DPR-RI, Jl. Gatot Subroto, Nusantara I, Lantai 19, Senayan Jakarta.

Email: i[email protected]

DPR Links