Friday, 07 June 2013 14:01

Reformasi Dirusak Sistem Politik Liberal

Written by 
Rate this item
(0 votes)

15 Mei 2013 | 05:03 wib | Nasional

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sampai hari ini agenda reformasi yang disuarakan oleh para pemuda dan mahasiswa tahun 1998 dinilai belum tuntas dan jauh dari harapan. Malah terkesan, reformasi hanya menguntungkan kelompok-kelompok elit dan pemilik modal yang orientasinya bukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Demikian dikatakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Saleh P Daulay, pada Milad Ke 81 Pemuda Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jl. Menteng Raya, Selasa (14/5).

"Dan kondisi ini jadi semakin buruk akibat sistem politik liberal yang diterapkan di Indonesia. Selain itu fakta menunjukan bahwa masih ada kesenjangan sosial baik dari sisi pembangunan ekonomi maupun sosial politik," kata Saleh.

Salah satu solusi yang dinilai dapat menuntaskan agenda reformasi, menurut dia adalah melalui pemberian akses kepada kaum muda untuk ikut serta dalam proses regenerasi kepemimpinan 2014. Semua pihak diminta untuk membuka akses tersebut, dengan memberikan akses, terbuka harapan bagi kaum muda untuk terlibat aktif dalam penentuan kebijakan yang menentukan masa depan bangsa ini.

"Memang ada beberapa kasus dimana ada anak muda yang sudah memiliki kesempatan tetapi tidak bisa berbuat apa-apa dan bahkan ikut arus kelompok anti perubahan. Tapi itu tidak bisa digenerelisasi seperti itu, masih lebih banyak kaum muda yang dinilai memiliki integritas, kapasitas intelektual, dan kecintaan terhadap bangsa negera yang sangat tinggi. Masalahnya, mereka belum diberikan kesempatan saja,"  papar dia.

Sumber: http://m.suaramerdeka.com

Read 1285 times
Saleh Daulay

Rumah online Anggota DPR-RI Fraksi PAN. Fight for Justice and Humanity.

Add comment


Security code
Refresh

Kontak

Gedung DPR-RI, Jl. Gatot Subroto, Nusantara I, Lantai 19, Senayan Jakarta.

Email: i[email protected]

DPR Links