Sunday, 28 December 2014 22:06

Dana ISIS dari Bantuan dan Ladang Minyak

Written by 
Rate this item
(0 votes)
Ilustrasi: mirror.co.uk Ilustrasi: mirror.co.uk

Jakarta, GATRAnews - Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) disinyalir mempunyai pendanaan yang relatif kuat, karena selain mendapat sokongan dari pihak tertentu, kelompok itu juga menguasai sejumlah ladang minyak.

"Ya tentu saja di samping awalnya mereka punya donatur yang cukup kuat, kemudian sekarang mereka sudah menguasai sumber minyak. Sebagian dari Irak, Suriah, dan di tempat-tempat yang mereka kuasai, itu ada ladang minyak," kata Saleh Partaonan Daulay, di Jakarta, Minggu (28/12).

Hal itu, menurutnya, menjadi modal yang cukup kuat pula untuk menyebarkan pahamnya yang harus diwaspadai semua pihak.

"Perlu diwaspadai adalah ISIS ini ditenggarai mempunyai dana. Artinya, dia tidak terkendala dana untuk menyebarkan paham mereka ke negara lain," ujar Saleh.

Pemerintah Indonesia juga harus benar-benar mewaspadainya agar paham radikal tersebut tidak berkembang di Tanah Air karena jelas-jelas bertentangan dengan konstitusi.

"Dan kalau kemudian mereka bisa memasuki negara Indonesia, itu saya khawatir nanti bukan karena ideologinya yang mereka akan kejar, tapi justru bagaimana bisa bertahan hidup dengan ikut bergabung dengan ISIS," kata Saleh.

Jika hal terjadi, maka nantinya akan muncul gerakan-gerakan yang di tengah masyarakat yang mendukung ISIS. Terlebih saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air, khususnya kalangan yang belum mendapatkan kesempatan kehidupan yang layak.

"Katakanlah seperti pekerjaan dan sebagainya, itu akan mudah sekali untuk direkrut. Hal nasional seperti itu yang tetap harus kita waspadai," tandasnya.*

Sumber: gatra.com

Read 937 times Last modified on Sunday, 28 December 2014 22:15
Saleh Daulay

Rumah online Anggota DPR-RI Fraksi PAN. Fight for Justice and Humanity.

Add comment


Security code
Refresh

Kontak

Gedung DPR-RI, Jl. Gatot Subroto, Nusantara I, Lantai 19, Senayan Jakarta.

Email: i[email protected]

DPR Links